Mahasiswa MP24R4 Gelar PKM di Pamijahan: Penguatan Mind Care dan Inovasi Media Digital Berbasis AI untuk Guru
- Admin
- Berita
Mahasiswa MP24R4 Program Studi S2 Manajemen Pendidikan, Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam rangka Implementasi Produk Perkuliahan Berdampak di Kecamatan Pamijahan. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Guru SD/MI melalui Mind Care dan Inovasi Media Pembelajaran Digital Berbasis Artificial Intelligence (AI)”, sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat satuan pendidikan dasar.
Kegiatan dibuka dengan keynote dari Ketua Program Studi S2 Manajemen Pendidikan, Dr. Lina Novita, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan, tidak hanya dari sisi pedagogik dan inovasi pembelajaran, tetapi juga dari sisi ketahanan mental, kesejahteraan emosional, dan kesiapan menghadapi perubahan pendidikan yang semakin cepat.
Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Eri Sarimanah, M.Pd. (Dosen sekaligus Wakil Rektor I Universitas Pakuan) serta Dr. Andi Chairunnas, M.Pd. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada penguatan mind care bagi guru serta pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis AI sebagai strategi inovatif untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan ini diketuai oleh Heriyanto (Mahasiswa MP S2) selaku ketua pelaksana. PkM turut dihadiri oleh Pengawas SD Kecamatan Pamijahan, Ai Kartini, S.Pd., Plt. Camat Pamijahan, Sarah Susanti, SE, serta pengurus PGRI setempat. Antusiasme peserta terlihat dari jumlah kehadiran yang mencapai hampir 100 orang guru PAUD dan guru SD/MI yang mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.
Melalui kegiatan PkM ini, Prodi S2 Manajemen Pendidikan Universitas Pakuan berharap dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta komunitas pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata bahwa produk pembelajaran di perkuliahan tidak berhenti pada tugas akademik, tetapi dapat berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kapasitas guru dan penguatan mutu pendidikan.
